Media & PR
Media Gathering: Pengertian, Contoh Susunan Acara, dan Etikanya
Media gathering adalah pertemuan institusi dengan wartawan untuk membangun hubungan. Ini bedanya dengan konferensi pers, contoh susunan acara, dan batas etikanya.
Oleh Tim KamadigitalDiperbarui 3 menit baca

Ringkasan
- Media gathering adalah pertemuan terencana antara institusi dan wartawan untuk membangun hubungan dan memberi konteks, tanpa harus menghasilkan satu berita tertentu.
- Bedanya dengan konferensi pers: konferensi pers mengumumkan sesuatu yang layak diberitakan hari itu, sedangkan media gathering membangun pemahaman jangka panjang.
- Susunan acara yang umum: pembukaan, paparan singkat, diskusi terbuka, kunjungan atau sesi foto, lalu ramah tamah.
- Batas etikanya jelas: Kode Etik Jurnalistik Pasal 6 menyatakan wartawan tidak menerima suap, termasuk uang, benda, atau fasilitas yang memengaruhi independensi.
Media gathering adalah pertemuan terencana antara sebuah institusi dan wartawan untuk membangun hubungan dan memberi konteks tentang pekerjaan institusi itu. Berbeda dengan konferensi pers, media gathering tidak harus menghasilkan satu berita tertentu. Tujuannya agar wartawan memahami institusi Anda, sehingga liputan berikutnya lebih akurat.
Apa bedanya media gathering, konferensi pers, dan media visit?
| Media gathering | Konferensi pers | Media visit | |
|---|---|---|---|
| Tujuan | Membangun hubungan dan pemahaman | Mengumumkan sesuatu yang layak berita | Memperkenalkan institusi ke redaksi |
| Tempat | Lokasi institusi, restoran, lapangan | Lokasi institusi atau tempat acara | Kantor redaksi media |
| Hasil yang dicari | Hubungan, konteks, bahan liputan ke depan | Berita pada hari itu | Kenal dengan pemimpin redaksi dan desk |
| Suasana | Santai, banyak diskusi | Formal, ada tanya-jawab | Pertemuan kecil |
Ketiganya bisa dipakai bergantian dalam satu rencana komunikasi. Konferensi pers untuk pengumuman, media visit untuk memperkenalkan juru bicara, media gathering untuk menjaga hubungan.
Kapan media gathering dibutuhkan?
- Ada juru bicara atau pimpinan baru yang perlu dikenal wartawan.
- Menjelang program besar yang akan sering diliput.
- Setelah kebijakan berubah dan butuh penjelasan yang tidak muat di rilis.
- Secara berkala, untuk menjaga hubungan dengan wartawan yang rutin meliput institusi Anda.
Contoh susunan acara media gathering
Durasi dua sampai tiga jam biasanya cukup. Contoh kerangka:
| Waktu | Acara |
|---|---|
| 00.00 | Registrasi, pembagian bahan informasi |
| 00.15 | Pembukaan oleh pimpinan institusi |
| 00.25 | Paparan singkat: program, data, dan rencana ke depan |
| 00.45 | Diskusi terbuka dan tanya-jawab |
| 01.30 | Kunjungan lapangan, demonstrasi, atau sesi foto dan wawancara |
| 02.00 | Ramah tamah |
Sesuaikan urutannya dengan acara Anda. Yang penting, waktu untuk diskusi lebih panjang daripada waktu untuk paparan.
Daftar persiapan
- daftar undangan berisi wartawan yang meliput topik Anda, beserta medianya;
- bahan informasi (press kit): ringkasan program, data, foto, dan kontak;
- juru bicara yang sudah diberi pengarahan tentang pesan kunci dan pertanyaan sulit;
- lokasi yang mudah dijangkau dan punya koneksi internet yang baik;
- dokumentasi foto dan video, untuk arsip dan kanal milik institusi;
- satu orang yang mencatat pertanyaan wartawan untuk ditindaklanjuti.
Di mana batas etikanya?
Kode Etik Jurnalistik Pasal 6 menyatakan: “Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap.” Penafsirannya menyebut suap sebagai segala pemberian dalam bentuk uang, benda, atau fasilitas dari pihak lain yang memengaruhi independensi.
Karena itu, jangan memberi amplop. Bila Anda ingin liputannya berbayar dan pasti tayang, gunakan jalur iklan atau advertorial yang diberi label, sesuai Pedoman Pemberitaan Media Siber. Bedanya dibahas di press release vs advertorial.
Apa yang dilakukan setelah acara?
- Kirim bahan presentasi, foto, dan jawaban atas pertanyaan yang belum terjawab.
- Catat liputan yang terbit, nadanya, dan pesan kunci yang dikutip.
- Perbarui daftar kontak wartawan.
- Masukkan pertanyaan wartawan ke bahan tanya-jawab untuk isu berikutnya.
Pengalaman kami
Layanan media distribution and PR Kamadig mencakup konferensi pers, media visit, rilis pers, media gathering, dan distribusi ke media nasional maupun lokal. Untuk media event HUT ke-25 Intelix Global Crossing Group pada 9 April 2026, misalnya, rilis dan acara media menghasilkan 16 tautan di media nasional tier 1 dan 2. Pada 2018 kami juga menangani manajemen acara dan konten kreatif untuk Anugerah Media Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Ingin menyelenggarakan media gathering atau mendistribusikan rilis? Lihat jasa press release dan distribusi media kami.
Pertanyaan yang sering diajukan
Kapan sebaiknya mengadakan media gathering?
Saat ada pimpinan atau juru bicara baru, menjelang program besar, setelah perubahan kebijakan yang perlu dijelaskan panjang, atau secara berkala untuk menjaga hubungan dengan wartawan yang rutin meliput institusi Anda.
Berapa wartawan yang perlu diundang?
Utamakan wartawan yang benar-benar meliput topik Anda. Jumlah kecil yang relevan memberi diskusi yang lebih dalam daripada ruangan penuh wartawan yang tidak meliput sektor Anda.
Bolehkah memberi suvenir kepada wartawan?
Penafsiran Kode Etik Jurnalistik Pasal 6 menyebut suap mencakup pemberian uang, benda, atau fasilitas yang memengaruhi independensi. Cara paling aman adalah tidak memberi uang dan menjaga pemberian lain tetap wajar, misalnya bahan informasi.
Apakah Kamadig menyelenggarakan media gathering?
Ya. Media distribution and PR kami mencakup penulisan rilis, konferensi pers, media gathering, media visit, dan distribusi ke media nasional maupun lokal.


