Peran KOL dalam Meningkatkan Promosi Produk (Keanu x Pantene)

  • Post author:

keanuxpantene
Keanu x Pantene

Beberapa saat lalu Keanu sebagai seorang Selebgram dan Influencer meramaikan dunia periklanan dengan kolaborasinya bersama brand Pantene.

Kolaborasi ini menimbulkan banyak sekali feedback positif dari netizen karena dianggap mampu mendobrak stereotip masyarakat. Iklan pantene yang biasanya diperankan oleh wanita, kali ini menggunakan Keanu sebagai model iklan untuk campaign Bye #RambutCapek Hello #RambutkeCharged.

Iklan ini sangat menarik karena pada kolaborasi sebelumnya bersama Anggun C Sasmi dan Maudy Ayunda berakting dengan elegan. Namun kolaborasi kali ini, Keanu marah-marah karena permasalahan rambut yang dialaminya. Siapa sangka, akting marah-marah ini justru menjadi sesuatu yang fresh dan mendapatkan banyak respon baik dari netizen.

Peran Keanu sebagai KOL dalam promosi produk Pantene kali ini pun mendapatkan impresi yang cukup tinggi. Dalam 2 minggu setelah iklan ini release di platform YouTube, telah mendapatkan 5,6M views dengan komentar yang beragam.

Dari kolaborasi ini, banyak insight yang didapatkan dari segi Marketing sampai pemilihan KOL dalam promosi produk.

Pengaruh Pemilihan KOL dalam Suatu Campaign

Setiap KOL memiliki branding masing-masing. Sebelum berkolaborasi dengan KOL beberapa hal ini perlu diperhatikan:

  1. KOL Personality

Setiap KOL memiliki personality yang dibentuk melalui media sosial masing-masing. Salah satunya adalah Keanu. Seperti yang kita tau, image yang dibentuk oleh Keanu di media sosial adalah orang yang humoris.

Jika sudah mengetahui jenis campaign seperti apa yang direncanakan, maka pemilihan KOL bisa disesuaikan dengan campaign yang akan dijalani.

  1. Relevansi dengan Brand

Perlu diperhatikan relevansi atau keterkaitan antara Brand dan KOL yang akan diajak kolaborasi. Apabila ada suatu brand elektronik sedang mencari KOL untuk kolaborasi, akan lebih baik brand mencari KOL yang sesuai dan suka mereview barang elektronik atau KOL yang sering menjelaskan gaya hidup. Itu akan jauh relevan dibandingkan jika brand memimilih seorang KOL yang sering mereview product kecantikan.

Hal ini terkesan sepele namun memiliki dampak yang cukup kuat untuk promosi suatu brand ataupun produk. Karena jika KOL tidak relevan, maka target audience akan sulit terjangkau.

  1. Ide Campaign yang Akan Dijalankan

Untuk menjalankan suatu campaign, penting sekali melakukan riset lebih dalam agar campaign yang akan dijalankan sesuai. Pemilihan KOL juga sangat penting selaras dengan ide campaign yang akan dijalankan.

Tahun ini diperkirakan kolaborasi menjadi salah satu cara untuk meningkatkan awareness dan promosi dengan cepat. Sejalan dengan salah satu visi Kamadigital yaitu #KolaborasiKekinian yang akan dijalankan.

Jadi, sudah siapkah kamu menjalankan kolaborasi di tahun ini?