Strategi Komunikasi
Bimtek Humas dan Media Sosial untuk Instansi: Kurikulum yang Dibutuhkan
Susunan materi bimtek humas dan media sosial untuk instansi: strategi, produksi konten, rilis, analisis isu, dan pengukuran, sesuai tuntutan Pranata Humas.
Oleh Tim KamadigitalDiperbarui 3 menit baca

Ringkasan
- Bimtek humas yang efektif menggabungkan strategi, produksi konten, penulisan rilis, analisis isu, dan pengukuran, dengan praktik langsung di setiap sesi.
- Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2025 mencantumkan hasil kerja Pranata Humas, antara lain produksi konten media online, program audio visual, dan dokumen strategi komunikasi publik instansi. Kurikulum bisa diarahkan untuk menghasilkan dokumen itu.
- Komdigi menegaskan pada Mei 2026 bahwa Pranata Humas harus adaptif dan berani belajar melakukan analisis isu.
- Pilih format sesuai tujuan: workshop sehari untuk keterampilan tertentu, seri pelatihan untuk tim yang lebih besar, atau program berbulan-bulan untuk pembentukan kompetensi.
Bimtek humas dan media sosial yang berguna adalah pelatihan yang membuat tim humas pulang dengan karya, bukan hanya catatan. Kurikulumnya mencakup lima kemampuan: menyusun strategi, memproduksi konten, menulis untuk media, menganalisis isu, dan mengukur hasil. Setiap sesi diakhiri praktik dengan bahan dari instansi peserta sendiri.
Panduan ini menyusun modul-modul itu, berikut dasar aturannya dan contoh dari pelatihan yang pernah kami jalankan.
Mengapa kurikulum bimtek humas perlu diperbarui?
Tuntutan terhadap humas pemerintah berubah cepat. Dalam Pelatihan Humas Pemerintah pada Februari 2025, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid meminta agar tidak ada akun pemerintah yang dibiarkan tidak aktif. Pada Mei 2026, Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan Komdigi menyatakan bahwa Pranata Humas “harus adaptif dan berani belajar melakukan analisis isu”.
Jabatan Pranata Humas juga punya hasil kerja yang jelas. Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2025, yang ditetapkan 19 Mei 2025, mencantumkan antara lain produksi konten media online, produksi program audio visual, dokumen media publikasi terbitan berkala, dokumen strategi dan pengembangan komunikasi publik instansi, dan dokumen pedoman tata kelola komunikasi publik. Kurikulum yang baik mengarah ke hasil kerja itu.
Modul apa saja yang perlu ada?
| Modul | Isi | Hasil praktik peserta |
|---|---|---|
| 1. Strategi dan perencanaan | Khalayak, sasaran, strategi, kanal (metode POST Permenpan 83/2012) | Rencana komunikasi satu program |
| 2. Pengelolaan media sosial | Pilar konten, kalender editorial, alur persetujuan, membalas warga | Kalender konten satu bulan |
| 3. Copywriting | Menulis takarir, judul, dan naskah pendek yang mudah dipahami | Lima takarir siap unggah |
| 4. Desain grafis dasar | Templat, hierarki visual, aksesibilitas | Satu set templat unggahan |
| 5. Video ponsel | Merekam, menyunting, dan memberi teks video pendek dengan ponsel | Satu video pendek |
| 6. Rilis dan hubungan media | Struktur rilis, memilih wartawan, menghadapi wawancara | Draf rilis satu kegiatan |
| 7. Analisis isu dan krisis | Pemantauan, menentukan tingkat isu, pernyataan awal, juru bicara | Peta isu instansi |
| 8. Pengukuran dan pelaporan | Reach, impresi, engagement, evaluasi masukan sampai manfaat | Format laporan bulanan |
Tidak semua instansi butuh delapan modul sekaligus. Mulailah dari celah terbesar tim Anda.
Contoh susunan dari pelatihan nyata
Modul di atas bukan teori. Berikut susunan beberapa pelatihan yang pernah kami jalankan:
- Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Kementerian Perhubungan (2024). Workshop Komunikasi Digital: penanganan dan strategi platform digital, pengelolaan media sosial dan perencanaan editorial, workshop konten kreatif (desain grafis dan penyuntingan video), serta penanganan isu dan krisis.
- Poltekkes Kemenkes Jakarta III (8 Oktober 2025). Pelatihan penanganan dan strategi media sosial, workshop copywriting profesional, dan kelas penyuntingan video ponsel.
- Telkom Indonesia (2022). Seri pelatihan digital marketing B2B untuk 260 anggota tim Digital Warrior, dengan modul seperti strategi digital marketing B2B, pengelolaan media sosial dari perencanaan sampai evaluasi, serta menulis white paper dan press release.
- Kampus Merdeka, Kemendikbud (2022–2023). Studi Independen Social Media Specialist & Administrator selama enam bulan untuk 50 mahasiswa.
- Kementerian Keuangan (2021). Seri pelatihan creative writing.
Format apa yang paling sesuai?
| Format | Cocok untuk | Contoh |
|---|---|---|
| Workshop satu hari | Satu atau dua keterampilan praktis | Copywriting dan video ponsel |
| Seri pelatihan | Tim besar, beberapa modul, jadwal bertahap | Learning series Telkom untuk 260 peserta |
| Program berbulan-bulan | Membentuk kompetensi dari dasar sampai mahir | Studi independen enam bulan |
| Pendampingan | Tim yang sudah berjalan dan butuh umpan balik rutin | Tinjauan konten dan laporan bulanan |
Bagaimana mengukur hasil bimtek?
- Sebelum dan sesudah. Minta peserta mengerjakan satu tugas singkat di awal dan di akhir, lalu bandingkan.
- Karya yang dipakai. Hitung berapa karya praktik yang benar-benar terbit di kanal instansi dalam sebulan setelah pelatihan.
- Kinerja akun. Bandingkan laporan bulanan akun instansi sebelum dan sesudah pelatihan, dengan metrik yang sama.
Training dan workshop komunikasi digital untuk kementerian, kampus, dan korporasi adalah salah satu layanan Kamadig. Hubungi kami untuk menyusun modul sesuai kebutuhan instansi Anda. Bila yang Anda butuhkan adalah pengelolaan akun harian, lihat jasa pengelolaan media sosial untuk instansi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama bimtek humas dan media sosial yang ideal?
Tergantung tujuannya. Satu hari cukup untuk satu keterampilan, misalnya penyuntingan video ponsel. Seri pelatihan cocok untuk tim besar dengan beberapa modul. Program berbulan-bulan dibutuhkan untuk membentuk kompetensi, seperti studi independen enam bulan yang pernah kami jalankan untuk Kampus Merdeka.
Apakah bimtek bisa diadakan di daerah?
Bisa. Kamadig pernah melatih pengelola wisata dan kelompok masyarakat di Gili Balu, Sumbawa Barat, selain pelatihan di Jakarta dan sekitarnya seperti PPI Curug dan Poltekkes Kemenkes Jakarta III.
Apa yang dibawa pulang peserta?
Sebaiknya karya, bukan hanya materi presentasi: kalender konten, video pendek, draf rilis, dan peta isu instansi masing-masing. Karya itu bisa langsung dipakai setelah pelatihan.
Apakah Kamadig menyediakan bimtek humas?
Ya. Training dan workshop komunikasi digital adalah salah satu layanan kami, untuk kementerian, kampus, dan korporasi. Hubungi kami lewat WhatsApp atau email untuk menyusun modul sesuai kebutuhan instansi Anda.
Sumber
- Permenkomdigi Nomor 9 Tahun 2025 tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pranata Hubungan Masyarakat (Pasal.id)
- Komdigi perkuat kompetensi Prahum dan organisasi kehumasan, InfoPublik (12 Mei 2026)
- Menkomdigi Meutya minta akun medsos pemerintah aktif atau matikan, detikInet (26 Februari 2025)
- Lampiran Permenpan RB Nomor 83 Tahun 2012 tentang Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah (Berita Negara 2013 No. 102)


